History of Outbound Training

Training outbound saat ini tumbuh sangat pesat di Indonesia. Outbound training adalah salah satu cabang metode training yang menggunakan venue di luar ruang yang tujuannya meningkatkan performa individual ataupun kelompok dengan cara experiental learning. Outbound sendiri berasal dari kata “Outward Bound” yang pada awalnya merupakan program pelatihan anak buah kapal salah satu pelayaran di Inggris. Pelatihan dilakukan tidak hanya di laut tetapi juga di darat yang berupa petualangan di alam, selama 26 hari. Namun karena nama tersebut sudah di patenkan dan tidak semua orang bisa menggunakannya maka orang banyak menyingkatnya menjadi outbound atau outbond.

 

Pada tahun 1933 beliau melarikan diri ke Inggris dikarenakan berseberangan pendapat politik dengan Hitler penguasa pada saat itu. Dengan bantuan seorang pengusaha kapal bernama Lawrence Holt, beliau mendirikan lembaga pendidikan outbound tersebut. Dr. Hahn menggunakan nama Outward Bound sebagai nama sekolahnya yang berdiri di Aberdovey, Wales tepat pada tahun 1941. Sekolah ini didirikan dengan tujuan melatih fisik dan mental para pelaut muda guna menghadapi ganasnya pelayaran di lautan Antlatik pada saat itu, dikarenakan Inggris ikut terlibat dalam perang dunia II.Jauh sebelum era industry di Eropa, kegiatan outbound sudah diperkenalkan sebagai bagian untuk pengembangan diri (personal development) dan pengembangan team (team development). Kegiatan ini diadakan oleh sekolah Round Hill School melalui pendidikan kegiatan di alam terbuka, atau lebih dikenal sebagai proses mencari pengalaman di era tahun 1821. Pada sekitar tahun 1941, DR. Kurt Hahn seorang tokoh pendidikan berkebangsaan Jerman mengadakan sebuah kegiatan yang dinamai outbound.

Pelatihan outbound pada tahap awal ini memakai kegiatan mendaki gunung dan petualangan di laut sebagai medianya. DR. Hahn sendiri mempunyai anggapan bahwa kegiatan berpetualang bukan merupakan kegiatan main-main melainkan sebagai wahana berlatih anak-anak muda sebagai ajang menuju kedewasaan.

Dengan menggunakan metode, media dan pendekatan yang dilakukan oleh sekolah Outward Bound, banyak ahli pendidikan yang mengklasifikasikan bentuk pelatihan yang diajarkan Dr. Hanh sebagai adventure education atau experiental learning. Setelah berakhirnya perang dunia II, metode pelatihan ini berkembang pesat dan mulai ditiru di banyak tempat bahkan sampai keluar wilayah Eropa.

Baden-Powell dilahirkan dengan nama Robert Stephenson Smyth Powell, atau lebih akrab dengan panggilan Stephe Powell, di Jalan Stanhope nomor 6 (sekarang Stanhope Terrace nomor 11) Paddington, London pada 22 Februari 1857. Pada tahun 1876, Baden-Powell bergabung dengan Hussars ke-13 di India. Pada tahun 1895 dia bertugas dengan dinas khusus di Afrika dan pulang ke India pada tahun 1897 untuk memimpin Pasukan Dragoon ke-5.Jauh sebelum DR. Hahn pendidikan dengan metode pendidikan outbound sebenarnya telah diperkenalkan oleh Lord Robert Boden Powell. Sebagian besar kita mengenalnya sebagai bapak Kepanduan Dunia.

Baden-Powell saling berlatih dan mengasah kemahiran kepanduannya dengan raja Zulu Dinizulu pada awal 1880an di provinsi Natal, Afrika Selatan di mana resimennya ditempatkan dan ia diberi penghargaan karena keberaniannya. Boden Powell sangat disenangi teman-temannya karena selalu gembira, lucu, cerdas, suka bermain musik, bersandiwara, mengarang dan menggambar. Latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olahraga dan lain lainnya didapat dari kakak-kakaknya.

Selain itu, Powell mengalami banyak sekali pengalaman hidup selama berpetualang da hidup di India. Pada awal tahun 1908 Bodden Powell menulis pengalamannya dalam sebuah buku yang berjudul ‘Scouting For Boys’, buku ini sebagai pembungkus acara latihan kepramukaan yang dirintisnya.

Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga yang disebut CUB (Anak Serigala) dengan buku The Jungle Book, berisi tentang cerita Mowgli anak didikan rimba (anak yang dipelihara di hutan oleh induk serigala) karangan Rudy Kipling sebagai cerita pembungkus kegitan CUB tersebut.

Tahun 1918 Boden Powell membentuk Rover Scout (Pramuka usia penegak). Tahun 1920 diselenggarakan Jambore se-Dunia yang pertama di Arena Olympia, London. Boden Powell telah mengundang pramuka dari 27 negara yang pada saat itu Boden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia.

Tahun 1922 Boden Powell menerbitkan buku ‘Rovering to Success’ (Mengembara menuju bahagia), yang berisi petunjuk bagi pramuka penegak dalam menghadapi hidupnya.

Buku – buku Boden Powell tentang pendidikan kepanduan telah banyak menginspirasi para trainer outbound yang banyak mengadopsi berbagai permainan kepanduan yang didalamnya banyak memuat tentang pendidikan fisik dan mental seperti team work, character building, communication, leadership dan banyak filosofi kehidupan yang bersumber dari alam.

 

Diambil dari berbagai sumber

Tue, 20 Jan 2015 @14:31

Artikel Terbaru
PAKET OUTBOUND

paket outbound team building semarang

paintball bandungan semarang

paket fun outbound semarang 3

paket tubing semarang

Instagram

Fanspage
Chat


web counter

Copyright © 2019 Jelajah Outbound 085641116661 · All Rights Reserved